Skip to main content

Cara Setting Access Point Ubiquity PicoStation2

     Proses ini berawal dikembalikannya Acces Point Ubuquity PicoStation2 ke Unitku yang selama kurang lebih 2 tahunan di pinjem pakai untuk unit lain dan ditempatkan di gedung lain pula untuk keperluaan akses internet diarea gedung tersebut.

Tanpa panjang lebar selama selama dua jam begitu sudah didepan komputer namun karena sudah waktunya pulang akhirnya dilanjutkan hari ini (21/03/2013), saya langsung lanjutkan setting PicoStation2 dengan 2 (dua) kabel UTP/Rj-45 seperti pada gambar dibawah.
PicoStation2


Setelah semuanya terpasang dan terhubung ke listrik dan komputer serta lampu indikator sudah menyala.

Pertama, sebelumnya lakukan setting TCP/IPv4 komputer Anda seperti gambar di bawah.

TCP/IPv4 Properties

Kemudian cek dengan ipconfig melalui perintah command apabila terdeteksi berarti berarti perangkat sudah terhubung dengan komputer dan siap dilakukan setting sesuai dengan keinginan kita.

Kedua, buka browser kemudian ketikkan 192.168.1.20 dan akan ditanya user dan password isikan saja ubnt, setelah masuk akan tampak tampilan Main Menu seperti gambar dibawah ini. 
Main Menu PicoStation2

Ketiga, untuk melakukan setting PicoStation2 sebagai Acces Point klik Menu Link Setup dan akan muncul tampilan seperti gambar di bawah.
Menu Link Setup

Pada pilihan submenu Basic Wireless Setting Wireless Mode pilih Acces Point sehingga tapilan Link Setup menjadi seperti dibawah ini.
Menu Link Setup Access Point
1. Wireless Mode pilih Acces Point
2.  SSID diisi sesuai dengan keinginan, misal alamat rumah Anda
3.  Security pilih WPA2
4. WPA Preshare Key diisi sesuai keinginan Anda dan mudah diingat oleh Anda dan sulit dilacak
5. Tekan tombol Change

jangan lupa setiap melakukan perubahan tekan tombol Change.

Keempat, setelah Link Setup selesai beralih ke Menu Network dengan gambar seperti dibawah.
Menu Network

Disini kita akan menentukan PicoStation2 kita akan difungsikan sebagai Bridge atau Router. Kalau sebagai Acces Point dengan sumber internet dari modem maka submenu Network Mode pilih Router maka tampilan akan seperti gambar dibawah ini. 

Isikan bagian-bagian yang diblok merah sesuai IP yang anda inginkan dan setelah selesai tekan tombol Change.
Menu Network yang sudah diubah ke Type Router

Kelima, agar setting dari perangkat tidak mudah diubah oleh orang lain, ubah password administratornya.


Menu System Security Administrator




Setelah semuanya settingan sudah sesuai dengan keinginan kita tekan Apply yang muncul pada saat kita selesai menekan tombol Change, apabila tidak dilakukan maka setting yang telah kita lakukan tidak akan tersimpan pada perangkat PicoStation2 kita.

Kemudian hubungan kabel UTP yang tadi terhubung dengan komputer ke sumber internet kita, maka sekarang kita sudah bisa menggunakan PicoStation2 sebagai sumber internet kita menggunakan wifi dari PicoStation2.


Dan selanjutnya ubah kembali Internet Protokol Version 4 (TCP/Ipv4) Properties ke settingan semula. 


SEMOGA BERMANFAAT.

Comments

Popular posts from this blog

LIMIT TIME DI MIKROTIK ( Scheduler )

     Selamat bertemmu kembali lagi dengan saya, kali ini saya akan ulas tentang LIMIT TIME CONNECT di Mikrotik.Langkah-langkahnya kita ulas sebagai berikut : 1. Login ke Mikrotik kita RB951Ui-2nD 2.Kita sesuaikan waktu kita dengan cara:    - System -> Clock    - Sesuaikan dengan waktu Asia/Jakarta    - Jam sesuaikan dengan Laptop kita 3.Kita ke system schduler dengan cara :     - System -> Scheduler        - Klik  +        -  Buat nama  OFF        

Menjaga Keamanan Router Mikrotik

Services Router Mikrotik menjalankan beberapa service untuk memudahkan cara user dalam mengakses router, atau menggunakan fitur lainnya. Service ini by-default akan dijalankan oleh router terus menerus.  Kita bisa cek service yang dijalankan oleh mikrotik di menu IP --> Services   Ada beberapa service yang secara default dijalankan oleh router mikrotik. Berikut detail informasi service router MikroTik dan kegunaannya. API   : Application Programmable Interface, sebuah service yang mengijinkan user membuat custom software atau aplikasi yang berkomunikasi dengan router, misal untuk mengambil informasi didalam router, atau bahkan melakukan konfigurasi terhadap router. Menggunakan port 8728.  API-SSL  : Memiliki fungsi yang sama sama seperti API, hanya saja untuk API SSL lebih secure karena dilengkapi dengan ssl certificate. API SSL ini berjalan dengan menggunakan port 8729.  FTP  : Mikrotik menyediakan standart service FTP yang mengguna...

Konfigurasi Mikrotik HotSpot dengan User Manager dan Radius Server

     Keuntungan kita dengan mengunakan User Manager dan Radius Server  ini adalah untuk lebih memudahkan kita dalam melakukan Manajemen User HotSpot, baik dalam pembuatan account secara massal ataupun pembuatan Kartu Member HotSpot, pembuatan Profile user, pengaturan bandwith user profile, monitoring user session atau user yang sedang aktif, memantau Log User, pelaporan / accounting / payment, dan lain-lain. 1. Perhatikan pada Mikrotik Winbox dibawah ini, yang mana kita mengunakan layanan ISP dan kita gunakan satu Interface LAN untuk broadcast wifi atau jaringan Internet HotSpot. 2. Pastikan  Package UserManager  sudah kita install pada Mikotik kita. 3. Setelah kita melakukan konfigurasi Mikrotik HotSpot pada artikel sebelumnya, selanjutnya kita tinggal melakukan sedikit perubahan. Langsung saja ke menu  IP HotSpot  pada option Server Profiles . Buka profile yang telah kita buat lalu pada option  RADIUS  kita check mark piliha...