Skip to main content

Blokir dan Redirect Situs Via Mikrotik



Banyak hal bisa dilakukan dengan mikrotik. Cara ini kita gunakan untuk mengalihkan ke situs yang tidak mengandung hal-hal negatif dan untuk internet sehat untuk indonesia
Pake aja winbox untuk meremote mikrotik. Karna interface winbox kan lebih gampang dipahami daripada pake putty yang akan selalu memaksa kamu untuk menghafalkan perintah² yang bikin susah. Kalo dah masuk ke mikrotik via winbox, tinggal ikutin langkah di bawah ini :
  1. Pilih menu IP - Firewall


  2. Pilih tab NAT lalu klik tanda plus
    • Bagian Chain pilih dstnat
    • Bagian Protocol pilih 6 (tcp)
    • Bagian Dst. Port masukkin 80


  3. Masih dalam jendela NAT Rule, pilih tab Action
    • Bagian Action pilih dst-nat
    • Bagian To Addresses masukkin ip router
    • Bagian Port Port masukkin 8080
    • Klik tombol OK


  4. Pilih menu IP - WebProxy


  5. Klik tombol Web Proxy Settings
    • Berikan centang pada bagian Enabled
    • Yang lainnya isikan seperti pada gambar di bawah. Bagian Cache Administrator isi sesuai selera.
    • Terakhir klik tombol Apply dan perhatikan statusnya di bagian bawah


  6. Masih dalam jendela Web Proxy, pilih tab Connections untuk mengecek apakah Web Proxy udah jalan apa belom. Kalo kosong berarti Web Proxy belom jalan, gambar di bawah ini nunjukkin kalo Web Proxy udah jalan


  7. Masih dalam jendela Web Proxy, pilih tab Access lalu klik tanda plus untuk masukkin alamat situs yang akan diblokir atau di alihkan.
    • Bagian Dst. Host masukkin alamat situs yang akan diblokir atau dialihkan
    • Bagian Action pilih Deny
    • Bagian Redirect To isikan alamat pengalihan situs jika ingin mengalihkan situs. Atau kosongin aja kalo cuma sekedar ingin diblokir

Nah sekarang tinggal ditest aja. Coba buka situs yang diblokir atau dialihkan tadi pake browser. Gambar di bawah ini nunjukkin kalo situs www.nananina.com berhasil diblokir.


Comments

Popular posts from this blog

LIMIT TIME DI MIKROTIK ( Scheduler )

     Selamat bertemmu kembali lagi dengan saya, kali ini saya akan ulas tentang LIMIT TIME CONNECT di Mikrotik.Langkah-langkahnya kita ulas sebagai berikut : 1. Login ke Mikrotik kita RB951Ui-2nD 2.Kita sesuaikan waktu kita dengan cara:    - System -> Clock    - Sesuaikan dengan waktu Asia/Jakarta    - Jam sesuaikan dengan Laptop kita 3.Kita ke system schduler dengan cara :     - System -> Scheduler        - Klik  +        -  Buat nama  OFF        

Menjaga Keamanan Router Mikrotik

Services Router Mikrotik menjalankan beberapa service untuk memudahkan cara user dalam mengakses router, atau menggunakan fitur lainnya. Service ini by-default akan dijalankan oleh router terus menerus.  Kita bisa cek service yang dijalankan oleh mikrotik di menu IP --> Services   Ada beberapa service yang secara default dijalankan oleh router mikrotik. Berikut detail informasi service router MikroTik dan kegunaannya. API   : Application Programmable Interface, sebuah service yang mengijinkan user membuat custom software atau aplikasi yang berkomunikasi dengan router, misal untuk mengambil informasi didalam router, atau bahkan melakukan konfigurasi terhadap router. Menggunakan port 8728.  API-SSL  : Memiliki fungsi yang sama sama seperti API, hanya saja untuk API SSL lebih secure karena dilengkapi dengan ssl certificate. API SSL ini berjalan dengan menggunakan port 8729.  FTP  : Mikrotik menyediakan standart service FTP yang mengguna...

Konfigurasi Mikrotik HotSpot dengan User Manager dan Radius Server

     Keuntungan kita dengan mengunakan User Manager dan Radius Server  ini adalah untuk lebih memudahkan kita dalam melakukan Manajemen User HotSpot, baik dalam pembuatan account secara massal ataupun pembuatan Kartu Member HotSpot, pembuatan Profile user, pengaturan bandwith user profile, monitoring user session atau user yang sedang aktif, memantau Log User, pelaporan / accounting / payment, dan lain-lain. 1. Perhatikan pada Mikrotik Winbox dibawah ini, yang mana kita mengunakan layanan ISP dan kita gunakan satu Interface LAN untuk broadcast wifi atau jaringan Internet HotSpot. 2. Pastikan  Package UserManager  sudah kita install pada Mikotik kita. 3. Setelah kita melakukan konfigurasi Mikrotik HotSpot pada artikel sebelumnya, selanjutnya kita tinggal melakukan sedikit perubahan. Langsung saja ke menu  IP HotSpot  pada option Server Profiles . Buka profile yang telah kita buat lalu pada option  RADIUS  kita check mark piliha...